Dibalik kesuksesan Shella Adella, sang juara yang mampu mengembalikan piala LKS yang sempat menghilang dari Bumi Blambangan sejak 10 tahun silam, ternyata ia terlahir dari SMK yang penuh dengan prestasi. Pada tahun 2017 ini, SMK Negeri Darul Ulum Muncar telah ditetapkan sebagai salah satu dari 125 SMK terdepan di Indonesia yang dikenal dengan nama 125 SMK Revitalisasi.

Perlu diketahui, bahwa jumlah SMK di Indonesia pada awal tahun 2017 tercatat sebanyak 13.857 SMK negeri dan swasta. Melalui program revitalisasi SMK yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, serta kriteria yang ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan SMK Jakarta yang meliputi unsur organisasi, manajemen, SDM, sarana dan prasarana, prestasi dan inovasi yang dilakukan, ternyata SMKN Darul Ulum Muncar telah ditetapkan sebagai salah satu dari 125 SMK terdepan sejak tahun 2017 melalui surat Direktur PSMK Nomor 3369/D5.2/TU/2017 tanggal 24 Mei 2017. Konsekwensinya, SMKN DU Muncar harus terus berbenah dan berprestasi sehingga gelar 125 SMK terdepan memang layak disandangnya.

Sebagai SMK Rujukan sekaligus SMK Model

Sejak tanggal 2017, SMK Negeri Darul Ulum Muncar juga ditetapkan sebagai SMK Rujukan oleh Direktur PSMK melalui SK nomor 1492/D5.4/KP/2017 tanggal 03 Mei 2017.  Sebagai SMK Rujukan SMKN DU Muncar memiliki 7 Kompetensi Keahlian, yaitu Teknika Kapal Penangkap Ikan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Komputer dan Jaringan, Multimedia, Akuntansi, Tata Busana dan Agribis Pengolahan Hasil Perikanan.

Memiliki sedikitnya 4 bengkel standar, 125 Institusi pasangan, 3 Teaching factory dengan 3 produk inovasi unggulan yang tersertifikasi nasional, penerapan K13, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan jejaring 5 SMK di Banyuwangi, 20 Asessor metodologi, implementasi system manajemen mutu internasional ISO, Bursa Kerja Khusus (BKK), Memiliki 7 Tempat Uji Kompetensi (TUK) sertifikasi profesi, penyelenggara UNBK sejak tahun 2015 dengan 5 laboratorium komputer,   dan jumlah peserta didik sebanyak 1.343 siswa.  Para lulusannya di samping mengantongi ijasah SMK juga memiliki sertifikat kompetensi   LSP yang berlaku secara internasional.

Di akhir Oktober tahun ini, SMKN Darul Ulum Muncar juga ditetapkan sebagai “Sekolah Model” oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Timur.  Sebagai sekolah model, SMKN DU Muncar harus mampu menerapkan program Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan menularkannya kepada sekolah-sekolah aliansi yang menjadi binaanya. Sebagai SMK yang telah mengimplementasikan system manajemen mutu internasional ISO sejak tahun 2012, SMKN DU muncar telah terbiasa dengan pengelolaan administrasi dan manajemen yang sistemik, dokumen-dokumen perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan telah menjadi komponen yang wajib ada dalam setiap kegiatan.

Semua komponen manajemen hingga pelaksana, sudah terbiasa bekerja dengan program dan perencanaan, mulai dari SDP (School Development Plan) yang merupakan dokumen perencanaan jangka menengah, RKAS (Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah) sampai dengan program-program kerja yang dibuat oleh masing-masing komponen manajemen.  Dengan sistem manajemen yang telah terbentuk dan tertata, maka tidak heran jika pada 3 tahun terakhir ini SMKN DU Muncar mampu mengukir 56 prestasi mulai dari prestasi tingkat, kabupaten, provinsi, nasional dan internasional.

Sumber Berita